Selasa, 09 Oktober 2018

Online Class, Is That Needed?








In this era, education is one of the important things to human life and it always develops. New ways of learning are now available, and improved access is one of the most important benefits available, such as using the computer and the internet to make an online class, it’s called conventional learning. Some developed countries already used this program, but we should open our perception to consider the advantages and disadvantages of using online class.



One major advantage of using online class are creat flexible learning activity. It means that the student shouldn’t attend in the classroom and start learning. Learning activity occurs in the virtual media and the student can access all the material all the time depending on their connection to the internet. Furthermore, online class cheaper than learning by face to face between the students and the teacher in the classroom (direct method), they shouldn’t pay for transportation to go to the school or shouldn’t pay for the textbook, otherwise they can search a lot of literature (e-book) and many resources  (essay, journal) on the internet. What is more, online class decrease the cases of bullying or discrimination racist because they have no direct or limit interaction with their friends . Also, the time that they have outside in the class and the school area probably useful to another activity such as doing their hobbies.



On the other hand, we should understand that online class may build unsocial characteristics for the students because they have not enough to close interaction with another people. In addition, during access to the online class it might get high risk for a student to access negative content based on the internet, it will be a serious problem for their mental health. It is possible to disturb their learning process.   



On the whole, online learning is new ways to improve the process of learning in the education to human life during the development in the technology era and the important things the students must be highly motivated and highly disciplined if they are to learn effectively in their own private environment.

Still Mystery. Isn't Right?


It happened when I was in Junior High School. At 3pm, after finished the extra class, I went to go home directly. Then, I came to the parking area and took my bicycle  but I was so confused when I couldn’t found it. I told my friend about it and she accompanied me looking for my bicycle arround the school. I tried to ask the security and he helped me looking for in another areas. Unfortunatelly, until night I couldn’t found my bicycle. I was so sad, my friend lent her handphone to me and I called my sister. At the time she was in the school and said that she would pick up me to come back home. When I was home my mother asked me about the bicycle. I told her everything and my mother said “ Never mind, if we have some money, we will buy a new bicycle for you.” However, at the time the bicycle very important or maybe can be the fancy thing for me because wherever I will going to some place such as the school,my friend’s home always use it. After two weeks, my mother bought a new bicycle for me. I was so happy, in the other hand I can’t deny that I’m still curious about “the mystery” of losing my bicycle until right now.

Jumat, 10 Agustus 2018

Pengamen Landungsari

Selasa 31/7/2018
Sore ini aku duduk di bangku nomer 2 bis terminal Landungsari. Cerita ini bermula ketika seorang pengamen terminal masuk ke bis ku,layaknya pengamen biasa pakaian serta alat kerja yg digunakan untuk mengais rezeqi dari melodi suaranya pun hanya sebatas kentrung(gitar kecil) sebagai sumber nada pengiring gelak merdu suara nya. Tak terlupa kantong plastik sisa bungkus snack yg telah ia bersihkan terlipat rapi dalam saku celana guna menadah pundi pundi koin kehidupan. Benar benar tidak ada yg istimewa dalam benak ku. “Paling lagi campursari opo lek gak koplo an,marai ngantuk.” Kiranya begitulah yg terbersit dalam pikiran jahiliyah ku. Mulailah sang pengamen itu melantunkan bait bait lagu dalam bungkusan nada melodi yg lumayan memanjakan gendang tidak buruk lah. Aku yg terlalu khidmah pada gawai yg ku pegang erat tiba tiba terdiam ketika lirik yg dilafadkan oleh pengamen itu mengusik fokusku. Sebuah kidung yang sangat unik. Memaparkan kehidupan di negara ku ini,di babat habis lah dalam untaian bait bait yang sialnya sangat mendetail dan mengupas habis semua aspek kehidupan di negeri ini. Hingga aku tergelak ketika dengan indahnya terkeluar dari mulut sang bapak bait “monyet Bekasi yang sudah bolak-balik haji,tapi tetap korupsi” sungguh sebuah ironi yang sangat mustahil untuk kita nafikan. Hingga berakhirnya kidung sang bapak tak banyak memang orang yg memberikan atensi pada nya,tapi suara cempreng itu tetap berkumandang dengan lantangnya hingga semua kritikan yg dikemas dalam nada tersebut berakhir. Kejadian ini benar benar mengetuk hatiku dan membuat kinerja otakku meningkat , bagaimana dengan ku? Bahkan untuk menuliskan sebuah pengalaman pribadi saja aku merasa masih sangat kurang cakrawala,lalu bagaimanakah ketika aku yang faktanya hidup dengan status “mahasiswa” harus memberikan pemaparan tentang masa depan bangsa ini,tidak salah apabila aku menganggap pengamen itu sebagai salah satu guru dalam hidupku. 

Jumat, 14 Oktober 2016

TUGAS PRESENTASI KELOMPOK 1 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

UJI KOMPETENSI 6 SOAL PILIHAN GANDA

1.    ”Membina sikap saling menghargai, menghormati, mencintai sesama manusia” merupakan nilai yang terkandung dalam sila...
a.    sila ke-1
b.    sila ke-2
c.    sila ke-3
d.    sila ke-4
e.    sila ke-5
2.    “Setia dan cinta tanah air serta bangga sebagai bangsa Indonesia” merupakan wujud dari sikap yang terkandung dalam....
a.    nilai-nilai Persatuan Indonesia
b.    nilai-nilai Ketuhanan
c.    nilai-Nilai Keadilan Sosial
d.    nilai-nilai Kemanusiaan
e.    nilai-nilai Permusyawarakatan/Perwakilan
3.    Salah satu sikap dan pola perilaku yang menjunjung tinggi nilai-nilai ketuhanan adalah...
a.    mengembangkan persatuan dan kesatuan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika
b.    mengembangkan sikap gotong royong
c.    tidak memaksakan agama atau kepercayaanya kepada orang lain
d.    mengakui kedudukan, hak, dan kewajiban yang sama pada setiap warga Indonesia
e.    mengutamakan musyawarah mufakat
4.    Kita tidak boleh membeda-bedakan ras, suku, agama dan kedudukan. Sikap ini terkandung dalam nilai....
a.    Ketuhanan
b.    Kemanusiaan
c.    persatuan Indonesia
d.    permusyawarakatan/Perwakila
e.    keadilan
5.    Berikut ini yang merupakan contoh sikap yang terkandung dalam nilai-nilai permusyawarakatan/perwakilan adalah....
a.    sedia membela serta berkorban untuk kepentingan bangsa
b.    mengembangkan sikap toleransi antarumat beragama
c.    senang melakukan kegiatan amal, menolong korban bencana
d.    ikut berpartisipasi dalam memecahkan masalah
           e.    mengutamakan musyawarah mufakat untuk kepentingan bersama

UJI KOMPETENSI 6 HAL 32 SOAL URAIAN

   1.      Sebutkan perilaku yang dapat mempererat kerukunan beragama!
Jawaban :
a.       Berteman baik dengan pemeluk agama lain
b.      Tidak ikut campur dalam peribadahan agama lain
c.       Tidak memaksakan kehendak beragama kepada pemeluk agama lain
   2.      Sebutkan contoh wujud cinta tanah air!
Jawaban :
a.       Memakai produk dalam negeri
b.      Melestarikan budaya-budaya bangsa khususnya dalam negeri
c.       Memperlihatkan budaya-budaya dalam negeri terhadap negara lain
   3.      Sebutkan sikap-sikap positif dalam kegiatan musyawarah!
Jawaban :
a.       Menghargai perbedaan pendapat
b.      Menggunakan kata-kata yang sopan
c.       Bersifat sportif
d.      Bersifat tanggung jawab
e.       Mementingkan kepentingan bersam daripada kepentingan pribadi
   4.      Sebutkan sifat-sifat bangsa Indonesia yang tercermin dalam pancasila!
Jawaban :
a.       Bertoleransi terhadap pemeluk agama lain ( sila ke-1 )
b.      Membina sikap saling menghargai, menghormati, mencintai sesama manusia, serta toleransi dan tenggang rasa terhadap orang lain              ( sila ke-2 )
c.       Selalu mementingkan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi     ( sila ke-3 )
d.      Selalu menyelesaikan permasalahan dengan bermusyawarah                 ( sila ke-4 )
e.       Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan orang lain
( sila ke-5 )
5 5.      Sebutkan contoh menjunjung tinggi nilai ketuhanan!
Jawaban :
a.       Melaksanakan perintah dan menjauhi larangan Tuhan YME sesuai agama yang dianut
b.      Mengembangkan sikap tolong menolong dan membina kerjasama antar umat beragama dimulai dari lingkungannya sendiri
c.       Tidak memaksakan agama atau kepercayaan kepada orang lain 
UJI KOMPETENSI 5 SOAL PILIHAN GANDA

1.    Paradigma adalah pandangan mendasar para ilmuwan  tentang apa yang menjadi persoalan yang seharusnya dipelajari oleh semua cabang ilmu pengertahuan . pengertian tersebut merupakan pendapat dari...
a.    C. J. Ritzer
b.    Robert Friedrichs
c.    Guba
d.    Notonegoro
e.    Mulyana
     2.    Berikut ini adalah aspek yang harus diperhatikan dalam pembangunan nasional, kecuali...
a.    Aspek politik
b.    Asek kebebasan
c.    Aspek ekonomi
d.    Aspek sosial budaya
e.    Aspek pertahanan dan keamanan
     3.    Paradigma berasal dari kata paradigm yang merupakan bahasa Inggris yang artinya... ( kecuali)
a.    Model
b.    Daftar
c.    Pola
d.    Keunggulan
e.    contoh
     4.    Adanya keselarasan, keseimbangan, serta keserasian hak dan kewajiban rakyat Indonesia merupakan kandungan sila...
a.    Pertama
b.    Kedua
c.    Ketiga
d.    Keempat
e.    Kelima
     5.    Pembangunan harus dilakukan secara menyeluruh dan berkesinambungan, hal ini mengandung makna bahwa...
a.    pembangunan dilakukan secara bertahap.
b.    pembangunan harus terbuka dengan masukan dari negara lain.
c.    pembangunan dilakukan terus menerus dan meliputi seluruh aspek kehidupan manusia.
d.    pembangunan harus memperhatikan pihak minoritas.
            e.    pembangunan dilakukan secara tertutup dengan negara lain.


UJI KOMPETENSI 5 HAL 30 SOAL URAIAN
 1.    Mengapa rakyat harus terlibat dalam upaya pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah?
Jawaban :
Karena pembangunan menjadi tanggung jawab seluruh bangsa Indonesia. Masyarakat mempunyai tanggung jawab untuk mendukung pembanguan yang dilakukan oleh pemerintah. Untuk mnyukseskan pembangunan, seluruh rakyat harus mendukung dengan cara melaksanakan peraturan-peraturan dan kebiijjakan dari pemerintah.
      2.    Aspek apa yang harus diperhatikan dalam pembangunan nasional?
Jawaban :
a)    Aspek politik
b)    Aspek ekonomi
c)    Aspek sosial budaya
d)    Aspek pertahanan dan keamanan
      3.    Mengapa globalisasi mampu membawa pengaruh positif bagi pembangunan nasional?
Jawaban :
Karena dengan adanya globalisasi membawa perubahan terhadap pabrik industri di Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin canggih, kini semakin mempermudah dan mempercepat proses produksi. Kondisi ini membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan efisien, sehingga membawa pengaruh positif bagi pembangunan nasional.
    4.    Jelaskan makna Pancasila sebagai paradigma dalam pembangunan ekonomi!
Jawaban :
Secara khusus, sistem ekonomi harus mendasarkan pada dasar moralitas ketuhanan ( sila ke-1 ) dan kemanusiaan ( sila ke-2 ). Sistem ekonomi yang mendasarkan pada moralitas dan humanistis akan menghasilkan sistem ekonomi yang berkemanusiaan. Sistem ekonomi juga harus menghargai hakikat manusia baik sebagai makhluk individu, sosial, maupun makhluk Tuhan . Pembangunan ekonomi harus mampu menghindarkan diri dari bentuk-bentuk persaingan bebas, monopoli, dan bentuk lainnya yang hanya akan menimbulkan penindasan, ketidakadilan, penderitaan dan kesengsaraan warga negara.
    5.    Sebutkan cara mewujudkan kerukunan beragama!
Jawaban :

Harus menumbuhkan sikap saling menghormati dan menghargai antar pemeluk agama lain ( bertoleransi ). Misalkan dengan membiarkan orang lain menjalankan ibadahnya, tidak mencampuri urusan agama lain, dan tetap menjalin hubungan baik dengan mereka.

Online Class, Is That Needed?

In this era, education is one of the important things to human life and it always develops. New ways of learning are ...